Siswa Peduli Sesama, MTs Negeri 8 Sumedang gelar aksi kemanusiaan Aceh-Sumatera
Kegiatan dilaksanakan di halaman madrasah dengan melibatkan seluruh siswa kelas VII, VIII, hingga IX. Aksi ini menjadi salah satu langkah pembinaan karakter di MTsN 8 Sumedang untuk menumbuhkan jiwa sosial, tenggang rasa, dan kepedulian terhadap sesama sejak dini.
Ketua PMR MTsN 8 Sumedang, Kanza Lutfia (IX B), mengatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar agenda donasi, tetapi juga merupakan bentuk latihan kepekaan sosial bagi para siswa,
“Aksi kemanusiaan ini sangat berarti. Kami belajar bahwa berbagi tidak harus menunggu besar atau kaya. Yang penting, ikhlas dan dilakukan bersama-sama. Rasanya bahagia sekali ketika bisa membantu orang lain,” ungkap Kanza.
Hal senada disampaikan oleh Ketua OSIM MTsN 8 Sumedang, Dalfa Fauziah (IX A). Ia menyebut bahwa seluruh siswa menyambut kegiatan ini dengan sukarela dan saling menyemangati untuk berbagi,
“Teman-teman sangat bersemangat. Mereka rela menyisihkan uang jajannya. Kegiatan ini juga mengajarkan kami cara bekerja sama dan membangun program yang bermanfaat untuk banyak orang,” tutur Dalfa.
Menurut Dalfa, kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara OSIM, PMR, dan seluruh pihak madrasah. Mereka bekerja sejak beberapa hari sebelumnya untuk menyiapkan kotak donasi dan poster kegiatan.
Sementara itu, Kepala MTsN 8 Sumedang, Drs. H. Nurdin, M.PFis, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap siswa yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia mengaku bangga karena semangat kepedulian sudah tumbuh di lingkungan madrasah,
“Kami bangga karena siswa di MTsN 8 Sumedang tidak hanya belajar akademik di kelas, tetapi juga belajar empati dan kemanusiaan. Ini pendidikan sejati, yaitu mendidik hati dan budi pekerti,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bentuk nyata implementasi pembelajaran karakter seperti yang diharapkan dalam dunia pendidikan modern,
“Donasi ini mungkin terlihat sederhana, tetapi dampaknya sangat besar. Ketika anak-anak belajar peduli sejak dini, insyaallah mereka akan tumbuh menjadi generasi yang peka terhadap keadaan sosial dan siap menjadi pribadi yang bermanfaat,” tambahnya.
Tambah Nurdin, donasi yang terkumpul nantinya akan disalurkan kepada lembaga sosial setempat agar bantuan tepat sasaran dan memberi manfaat maksimal.
Kegiatan berlangsung tertib dan transparan.selama aksi berlangsung, OSIM dan PMR terlibat aktif mengatur jalannya kegiatan. Mereka membuat daftar penerimaan donasi, pihak madrasah juga menegaskan bahwa seluruh dana yang masuk akan diumumkan secara transparan melalui papan informasi sekolah.
Aksi kemanusiaan ini berjalan lancar dan menghasilkan banyak donasi dari siswa. Panitia berharap kegiatan serupa dapat terus menjadi program rutin setiap semester dengan cakupan yang lebih luas.
