MTsN 8 Sumedang Laksanakan PKKM Tahunan Berbasis Teknologi Informasi
Wado-MTs Negeri 8 Sumedang melaksanakan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) tahunan berbasis teknologi informasi pada Rabu 26 November 2025. Kegiatan ini diikuti langsung oleh Kepala Madrasah, jajaran guru, tenaga kependidikan, serta tim penilai dan pengawas pembina.
PKKM tahun ini dipimpin oleh Kepala MTsN 8 Sumedang, Drs. H. Nurdin, M.Fis, Pengawas Pembina Adang Sutarsa, S.Ag., sebagai pengawas yang mendampingi proses penilaian, dan penilaian kinerja dilakukan oleh Harry Chaerudin Achmad, M.Pd.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan PKKM kali ini menonjolkan pemanfaatan teknologi informasi. Dokumen-dokumen kinerja kepala madrasah, perangkat pembelajaran, hingga bukti fisik program madrasah banyak disajikan dalam bentuk digital, baik melalui aplikasi, presentasi, maupun sistem penyimpanan berbasis cloud.
Kepala MTsN 8 Sumedang, Drs. H. Nurdin, M.PFis, menyampaikan bahwa penerapan PKKM berbasis teknologi informasi merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam mengikuti perkembangan zaman,
“Kami berusaha menyesuaikan diri dengan era digital. Pengelolaan administrasi, perencanaan program, hingga pelaporan kinerja dilakukan secara lebih terstruktur dan efisien dengan bantuan teknologi informasi,” ujarnya.
Lanjut Nurdin, dukungan guru dan tenaga kependidikan menjadi kunci kelancaran pelaksanaan PKKM tahun ini,
“Alhamdulillah, semua guru dan tenaga kependidikan kompak. Mereka membantu menyiapkan data dan dokumen secara rapi, baik dalam bentuk cetak maupun digital. Suasana penilaian terasa hangat, komunikatif, dan jauh dari kesan tegang,” tambahnya.
Pengawas Pembina, Adang Sutarsa, S.Ag, memberikan apresiasi terhadap kesiapan MTsN 8 Sumedang dalam melaksanakan PKKM berbasis teknologi informasi,
“MTsN 8 Sumedang menunjukkan kemajuan yang baik. Pemanfaatan teknologi informasi dalam PKKM ini mencerminkan kesiapan madrasah untuk bergerak menuju madrasah digital. Hal ini sangat mendukung efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas kinerja kepala madrasah,” ujarnya.
Sementara itu, penilai, Harry Chaerudin Achmad, M.Pd, menilai bahwa sinergi antara kepala madrasah, guru, dan tenaga kependidikan menjadi kekuatan utama MTsN 8 Sumedang,
“Kami melihat ada kekompakan yang baik di lingkungan MTsN 8 Sumedang. Data kinerja kepala madrasah disajikan secara sistematis, didukung bukti fisik yang jelas serta dokumentasi digital yang tertata. Suasana penilaian juga sangat hangat, penuh komunikasi yang positif,” ungkapnya.
Menurutnya, penerapan teknologi informasi dalam PKKM bukan hanya memudahkan proses penilaian, tetapi juga menjadi contoh bagi madrasah lain untuk berinovasi.
“Pendekatan digital ini ke depan bisa menjadi model. Jika dikelola dengan baik, teknologi informasi akan sangat membantu dalam monitoring dan evaluasi kinerja kepala madrasah secara berkelanjutan,” tandasnya.
Di akhir kegiatan, seluruh unsur madrasah menyatakan kesiapan untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan, baik dari aspek manajerial, akademik, maupun penguatan karakter peserta didik.
