Semarak HGN 2025, Guru MTsN 8 Sumedang Ikut Jalan Santai
Wado (KEMENAG)
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI ke-80 sekaligus Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Sumedang bekerja sama dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menyelenggarakan Gerak Jalan Santai pada Sabtu, 22 November 2025. Acara yang dimulai pukul 07.00 WIB ini dilepas dari Lapang Pusat Sumedang dan berakhir di Kompleks Pemerintahan Kabupaten Sumedang, menempuh jarak kurang lebih 7 kilometer.
Kegiatan ini mendapatkan sambutan hangat dari ribuan peserta. Di antara peserta yang hadir, guru-guru MTsN 8 Sumedang tampak kompak mengikuti rute gerak jalan dengan penuh semangat. Mereka menjadi salah satu rombongan yang cukup menarik perhatian karena datang dengan seragam khas.
Acara semakin meriah dengan hadirnya berbagai door prize, mulai dari paket umroh, sepeda gunung, hingga beragam elektronik rumah tangga. Antusias peserta kian memuncak saat pengundian hadiah dilakukan di akhir acara.
Kepala MTsN 8 Sumedang, Drs. H. Nurdin, M.PFis, yang turut hadir mendampingi para guru, menyampaikan apresiasinya, menurutnya gerak jalan santai ini bukan hanya sekadar kegiatan olahraga, tetapi juga momentum untuk memperkuat silaturahmi antar pendidik se-Kabupaten Sumedang,
“Saya melihat guru-guru kami sangat antusias, dan ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan masih terjaga dengan baik. Kegiatan seperti ini sangat positif karena selain sehat, juga menumbuhkan rasa bangga terhadap profesi guru,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sumedang dan PGRI berharap dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap peran guru sebagai pilar pendidikan bangsa,
“Gerak jalan santai HUT PGRI ke-80 dan HGN 2025 ini tidak hanya meninggalkan kesan mendalam, tetapi juga menjadi momentum penting dalam memperkuat solidaritas seluruh tenaga pendidik, termasuk guru-guru MTsN 8 Sumedang yang hadir dengan penuh semangat dan kebanggaan,” imbuhnya
Acara ditutup dengan penuh sukacita, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta, terutama bagi guru-guru yang hadir sebagai wujud penghormatan terhadap dedikasi mereka dalam mencerdaskan generasi bangsa.

